Sehubungan para Elemen Masyarakat Musi Banyuasin dan Musi Rawas Utara,menggelar aksi demontrasi (Aksi Damai) di Ruas Jalan Nasional Sumatera Simpang Tiga di Desa Beruge & Kelurahan Mangun Jaya kecamatan Babat Toman Senin, (25/5/2026) cukup spektakuler.
Didalam Orasinya di depan awak media dan APH M.Lekat Tokoh Masyarakat Musi Banyuasin dan Pejuang Infratruktur lebih kurang 20 tahun bahwa aksi damai ini sudah jilid ke Lima di Jalan Nasional Sumatera Musi Banyuasin menuju Kabupaten Musi Rawas, bahwa kami pantau dan investigasi di lapangan kerusakan Ruas Jalan Nasional atau Jalan Lintas Sekayu - Lubuk Linggau sepanjang 110 km Ruas Mangun Jaya - Beruge - Sugi Waras - Ngulak Kecamatan Sanga Desa Kecamatan Muara Lakitan - Muara Kelingi - Muara Beliti Batas kabupaten Musi Rawas, kondisi jalan yang dikerjakan kontraktor PT.Yasa Perkasa Jakarta sejak awak pebruari sampai dari bulan Mey 2026 (Tiga bulan) kondisi jalan Negara bukan ada peningkatan progres nya, melainkan hancur, berlumpur dan semangikin parah, "ungkap M.Lekjat, dkk ketika melakukan wawancara dengan para awak media.
Kami dari Gabungan Koalisi LSM Ormas Pers dan Mahasiswa Musi Banyuasin terdiri dari M. Lekat Gonzales koordinator Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Musi Banyuasin (GERAMNYA), H. Firdaus Cik'ani, SE Ketua Majelis Pengurusan Pemuda Pancasila (MPC - PP) Kabupaten Musi Banyuasin, Rudi Hartono Pemuda Peduli(Aktivis) Infrastruktur Musi Banyuasin, M. Yusuf Helendra,SIP, CDA Ormas PD, Prima DMI Musi Banyuasin, Fredi, Nurjadin Tokoh Masyarakat Macan Sakti, Al'Jabar,Cs Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila kecamatan Rawas Iliri Kabupaten Musi Rawas Utara & PAC PP Kecamatan lais,Alex Sandra Babat Toman, Sanga Desa dan para Tokoh Pemuda, Masyarakat yang hadir.
Tuntutan dari aksi damai meminta dan mendesak bapak Jendral H. Prabowo Subibanto Presiden Republik untuk hadir melakukan investigasi langsung keberadaan Jalan Nasional Sumatera kabupaten musi Banyuasin menuju Musi Rawas dan Jalan Provinsi Sumatera Selatan kabupaten Musi Banyuasin Ruas Mangun Jaya - Sugi Waras - Keban - Macang Sakti dan Batang Hari Leko Batas kabupaten Musi Rawas Utara sepanjang lebih kurang 50 km minta ditingkatkan, diperlebarkan dan di Cor beton.
Menurut Nuryadin, Al'Jabar, dkk bahwa Jalan lintas Kabupaten sudah 15 tahun hancur lebur, rusak parah, mobil dan motor terjebak di dalam kubangan lumpur dan tidak bergerak, jelas nuri. Selain dari para demintransi meneriakan dengan nada keras dan kesel, beliau tidak percaya dengan Pak Herman Deru alis Koyung Her..Gubernur Sumsel dan HM. Toha Tohet Bupati Musi Banyuasin ketika kampanye akan berjanji meembabgub jalan lintas kabupaten,tapi fakta sudah hampir dua tahun kepemimpinannya hanya memberikan angin surga alias live Service belaka, keluh warga Kecamatan Sanga Desa dan Batang Hari Leko,"Cetus warga kemang dan macan sakti yang ikut demo.









