Dari pantauan awak media dilapangan, terlihat 1 unit excavator sedang mengeruk tanah untuk membuat jalan baru. Beberapa warga tampak mengawasi proses pengerjaan di atas jembatan kayu darurat.
"Kami sudah lama kesulitan kalau mau kekkebun. Dengan melewati jalan seadanya dan jembatan kayu darurat apalagi saat Bawak hasil panen saat bawa TBS keluar kebun selalu mempertaruhkan keselamatan kami di atas jembatan yang sangat kurang layak. Kalau menunggu bantuan lama, jadi kami patungan sewa alat sendiri," ujar hen salah satu warga.
Warga berharap Pemkab Muba bisa membantu dengan anggaran Dana Desa atau Dinas PUPR agar jalan ini bisa permanen dan membuat jembatan besi. Kalau jalan ini bagus otomatis tidak menghambat warga mengeluarkan hasil panen dan dapat menyumbang pajak untuk Daerah.harapnya











