Notification

×

Iklan

Iklan


Tag Terpopuler

Jalan Lintas Tengah Lonsor,"Aspal Hinga Dua Meter Amruk Kesungai Musi Warga Desak Gubernur Sumsel Segera Bentuk Tim Awasi Proyek Jalan Lintas Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | Mei 07, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T11:51:13Z
KilasSumatera.com
Sanga Desa- Beredarnya Video Kepala Desa Tanjung Raya Kecamatan Sanga Desa yang menyampaikan jalan lintas tengah Penghubung Musi Banyuasin dan Musi Rawas tepatnya di Desa Tanjung Raya mengalami longsor, hinga dua meter aspal amruk ke dalam sungai Musi membuat warga kawatir akan lumpuhnya perekonomian warga jika ada longsor susulan.

Warga berharap perbaikan jalan lintas tengah harus di percepat,gubernur Sumsel segera bentuk tim untuk mengawasi jalannya proyek tersebut agar maksimal jangan jadi proyek karet. Apabila perusahaan tersebut tidak sanggup menyelesaikan sesuai target warga minta agar mengangkat bendera putih.

Seperti yang di sampaikan Hendri.SE Aktivis Lingkungan yang berasal dari Kelurahan Ngulak Kecamatan Sanga Desa," ia mengatakan proyek percepatan pembangunan jalan lintas tengah saat ini terkesan lamban tidak menunjukan Progres yang signifikan untuk wilayah Kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Babat Toman.  Kami berharap gubernur Sumsel untuk membentuk tim mengawasi proyek tersebut agar selesai tepat waktu,apabila kontraktor tidak sanggup silakan angkat benderah putih.ucapnya,kamis 7/5/2026

Terpantau sudah jalan lima bulan janji gubernur sumsel awal Januari 2026 sewaktu kunjungan di Desa Sugi waras perbaikan jalan tersebut di mulai agar tidak menghambat perekonomian warga,namun sampai saat ini baru terlihat hanya penimbunan dengan batu di tempat-tempat terparah. Bahkan seperti di Desa Beruge timbunan tersebut sempat jadi bubur akibat tingginya curah hujan.Ungkap hen

Lebih lanjut ia juga menyorot di Desa Ngulak II Kecamatan Sanga Desa usai di ampar batu oleh perusahaan kontraktor jalan tersebut menjadi polimik baru dari warga karena debunya berterbangan kemana-mana yang bisa mengakibatkan kecelakaan dan pencemaran lingkungan, diduga tidak ada penyiraman dari kontraktor.jelasnya

Warga berharap jalan tersebut agar segera di aspal mengingat cuaca saat ini extreme di kawatirkan kerusakan  jalan lintas tengah bertambah parah,sehingga perekonomian warga terhambat akibat mobilitas sembako tidak lancar.(*)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update