Notification

×

Iklan

Iklan


Tag Terpopuler

Truk Fuso PT. HKI Yang Melintas Bermuatan 32 Tons, Sebabkan Kerusakan Jalan Simpang Siku

Senin, 09 Maret 2026 | Maret 09, 2026 WIB Last Updated 2026-03-09T10:37:47Z

MUBA,KilasSumatera.com
- Tokoh Masarakat Kecamatan Sungai  Lilin  desa Pinang Banjar " Wahyu Adam  "  bicara  dan beberapa warga Desa Pinang Banjar ,   mulai kasak-kusuk berbisik  mengungkap salah satu penyebab kerusakan Jalan dan Jebolnya Gorong-Gorong di Simpang Talang Siku Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) Jalan menuju Kabupaten dan kini mulai Hancur   yakni truk Fuso muatan Batu Seplit 32 Tons  diduga milik  vendor  Pt. HKI ( Hutama Karya Indonesia) yang melintas melebihi muatan ketahanan jalan yang telah ditetapkan sumbu 8 tons 0leh Dinas Perhubungan Kabupatem Musi Banyuasin ( Muba).


Konfoi Puluhan Kendaraan Truk Fuso  Bermuatan batu Seplit  32 tons diduga milik  Vendor Pt.HKI ( Hutama Karya Indonesia ) yang setiap hari melintas di Jalan Simpang Talang siku di  desa Pinang Banjar,  tunggu saatnya Hancur",Celoteh warga Setempat, dan warga protes dengan   meletakan" BAN  BEKAS "  dibatas marka Jalan.

"Kini tunggu saja saatnya kehancuran  jalan tersebut, jalan  yang sudah diperbaiki pemerintah  bukannya di jaga dan dipelihara  , dan dirusak oleh Truk Fuso yang melintas setiap harinya muatannya melebihi sumbu muatan 8 Ton, itu terjadi jalan di kawasan Simpang Talang Siku Desa Pinang Banjar  Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin  Provinsi Sumatera Selatan Sabtu (7/3/2026).


"Penyebab Kerusakan jalan salah satunya, akibat dari lemahnya pengawasan pemerintah daerah sendiri, selain itu juga beban kendaraan yang keluar masuk juga melebihi kapasitas.


“Seharusnya sejak lama pemerintah daerah bisa bersikap tegas ,mengenai kerusakan jalan ini, seperti halnya di jalan Simpang Talang Siku  akses menuju Kabupaten  padahal itu adalah jalan permukiman warga  Desa Pinang Banjar  Kecamatan Sungai Lilin menuju Kabupaten, benar saja dibiarkan cepat rusak," ungkap Wahyu ."


 TOKOH Masarakat " Wahyu Adam" "menyarankan kerusakan jalan bisa ditekan apabila ada ketegasan dari pemerintah daerah sendiri, jika truk Fuso  melintas tidak boleh lebih dari 8 ton kalau mau jangan mobil Fuso yang  masuk, truk biasa seperti kendaraan truk roda  6 milik warga yang melintas  bawa Buah sawit .


Menurut Wahyu Adam"  , pemerintah mestinya menyurati menindak tegas kepada  pihak pihak Perusahaan  tersebut  untuk segera menyetop Kendaraan Fuso yang muatannya melebihi sumbu 8 tons ,Tidak dibiarkan seakan Pemerintah yang terkait  Tutup Mata,  Tutup Telinga, dan nembiarkan Kendaraan Fuso  tetap beroperasi nelintas di jalan simpang Talang  Siku.


“Sekarang kondisinya  Jalan sudah bergelombang  dan Gorong -Gorong Jebol, sejumlah jalan pasca diperbaiki  tahun  lalu, dan tidak lama  lagi  jalan tersebut diperkirakan akan  hancur,karna Truk Fuso  milik Pt .HKI  ( Hutama Karya Indonesia)  muatan batu Seplit  42 ton dan  Tidak bisa lagi ditambal sulam ".(WAN)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update