Cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba tersebut menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Salah satunya Rumah milik Bapak Asmara yang beralamat Dusun III Desa Keban II, dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap. Kuatnya hembusan angin membuat seluruh atap rumah terlepas dan terbang hingga berjatuhan kelantai nyaris menimpa penghuni rumah.
Peristiwa kejadian ini di sore hari menjelang berbuka puasa,saat hujan turun dengan intensitas sedang hingga deras yang diiringi angin kencang. Warga sekitar menyebutkan angin bertiup sangat kencang selama hampir satu jam dan disertai suara gemuruh yang membuat sebagian warga panik. Beberapa warga bahkan bergegas keluar rumah untuk memastikan kondisi sekitar sekaligus membantu tetangga yang terdampak.
“Tadi anginnya kencang sekali, hampir satu jam,langsung menerbangkan atap rumah. Warga sempat panik karena anginnya cukup deras,” ujarnya as pemilik rumah
Dilanjutkan As,Saat angin menerjang, penghuni rumah berada di dalam dan segera mengamankan diri ke bagian rumah yang lebih terlindungi. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun akibatnya atap ruma yang hilang, bagian dalam rumah sempat kemasukan air hujan sehingga sejumlah perabotan ikut terdampak.
"Ia berharap ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah untuk perbaikan atap rumah korban agar keluarga bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman.
Sementara Camat Kecamatan Sanga Desa Rusdi.SPd.MPd saat di konfirmasi awak media membenarkan kejadian itu,untuk sementara, sudah ada informasi dari perangkat Desa Keban 2 dan keban 1, bahwa ada beberapa rumah yang terdampak bagian depan dan pinggirnya lepas oleh angin tersebut, alhamdulillah tidak menimbulkan korban dan kerusakan yang berarti, untuk memastikan hal tersebut tim kami akan berangkat meninjau lokasi, ungkap camat.(*)









